Arsitek seringkali
diartikan secara sempit sebagai seorang perancangbangunan, adalah orang yang terlibat dalam perencanaan, merancang,
dan mengawasikonstruksi bangunan, yang perannya untuk memandu
keputusan yang mempengaruhi aspek bangunan tersebut dalam sisi astetika,
budaya, atau masalah sosial. Definisi tersebut kuranglah tepat karena lingkup
pekerjaan seorang arsitek sangat luas, mulai dari lingkup interior ruangan,
lingkup bangunan, lingkup kompleks bangunan, sampai dengan lingkup kota dan
regional. Karenanya, lebih tepat mendefinisikan arsitek sebagai seorang ahli di
bidang ilmu arsitektur, ahli
rancang bangun atau lingkungan binaan. (id.wikipedia.org)
Sebagai
seorang arsitek kita harus jeli dan teliti dalam membangun proyek jangan sampai
proyek yang kita bangun berdampak buruk bagi lingkungan sekitarnya. Kita harus
memperhatikan keadaan lingkungan sekitar dan menganalisa site terlebih dahulu
agar bangunan yang akan dibangun tidak salah penempatan, sehingga tidak merusak
tata ruang kota. Karena arsitek tidak hanya merancang bangunan tapi juga
merencanakan tata ruang kota.
Tidak
sedikit arsitek yang melakukan kesalahan dalam merancang suatu bangunan,
walaupun merupakan kesalahan kecil tapi berdampak fatal bagi lingkungan dan
manusia. Contoh kasus, kejadian bencana tanah longsor yang paling terkenal 2009
lalu adalah tragedi Situ Gintung, tanah longsor akibat jebolnya tanggul Situ
Gintung yang memakan korban jiwa hingga puluhan orang.
Pembuatan
tanggul ini sudah pasti terdapat campur tangan sang arsitek, lalu peristiwa
amblesnya jalan RE Martadinata sejauh 7 meter.
Semua
ini merupakan pekerjaan arsitek dan arsiteklah yang dimintai pertanggung
jawabannya oleh masyarakat. Oleh karena itu sebagai arsitek kita harus benar -
benar teliti dan hati-hati dalam menganalisa site dan harus memiliki solusi
dalam setiap masalah yang ada pada saat proses perancangan, untuk menghindari
terjadinya kecelakaan yang kemungkinan akan terjadi.
Solusinya
maka selain kita harus teliti dan hati-hati dalam menganalisa. Kita harus
menguji hasil analisa kita. Kita juga harus bisa meyakini klien dengan ilmu
kita, agar bangunan yang kita bangun nanti tidak dicampuri klien dengan
seenaknya yang mungkin bisa merugikan kita dan tentunya juga lingkungan
sekitar.
Kesimpulannya
Arsitek sangat berperan penting dalam pembangunan dan memiliki tanggung jawab
dan juga resiko yang besar. Dan bangunan yang dibangun sangatlah berpengaruh
terhadap lingkungan sekitar, bisa berakibat buruk dan bisa juga berdampak baik.
sumber: http://anugrah-archblog09.blogspot.com/2010/11/pengaruh-arsitek-terhadap-lingkungan.html



Tidak ada komentar:
Posting Komentar