Sumber: wikipedia
Contoh-contoh percampuran budaya di Indonesia di antaranya:
1. Seni Bangunan
Dapat dilihat dari tampak pada bangunan candi sebagai
wujud percampuran antara seni asli bangsa Indonesia dengan seni
Hindu-Budha. Candi merupakan bentuk perwujudan akulturasi budaya bangsa
Indonesia dengan India. Candi merupakan hasil bangunan zaman
megalitikum yaitu bangunan punden berundak-undak yang mendapat pengaruh
Hindu Budha. Contohnya candi Borobudur. Pada candi disertai pula
berbagai macam benda yang ikut dikubur yang disebut bekal kubur
sehingga candi juga berfungsi sebagai makam bukan semata-mata sebagai
rumah dewa. Sedangkan candi Budha, hanya jadi tempat pemujaan dewa
tidak terdapat peti pripih dan abu jenazah ditanam di sekitar candi
dalam bangunan stupa.
(sumber: http://abccontoh2alkulturasi.blogspot.com/ )
2. Berpakaian
Pakaian Adat Betawi, orang Betawi pada umumnya mengenal beberapa macam
pakaian. Namun yang lazim dikenakan adalah pakaian adat berupa tutup
kepala (destar) dengan baju jas yang menutup leher (jas tutup) yang
digunakan sebagai stelan celana panjang Melengkapi pakaian adat pria
Betawi ini, selembar kain batik dilingkari pada bagian pinggang dan
sebilah belati diselipkan di depan perut. Para wanita biasanya memakai
baju kebaya, selendang panjang yamg menutup kepala serta kain batik.
Pada pakaian pengantin, terlihat hasil proses asimilasi dart berbagai
kelompok etnis pembentuk masyarakat Betawi. Pakaian yang digunakan
pengantin pria, yang terdiri dari: sorban, jubah panjang dan celana
panjang banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Arab. Sedangkan pada pakaian
pengantin wanita yang menggunakan syangko (penutup muka), baju model
encim dan rok panjang memperlihatkan adanya pengaruh kebudayaan Cina
Uniknya, terompah (alas kaki) yang dikenakan oleh pengantin pria dan
wanita dipengaruhi oleh kebudayaan Arab.
3. Makanan
Di Aceh, makanan sudah banyak menggunakan bumbu masak dari timur tengah. Makanan khas daerahnya pun merupakan hasil percampuran budaya yang berasal dari budaya negara-negara Timur Tengah, terutama dari daerah India.
Ketiganya diatas merupakan beberapa contoh percampuran budaya yang masuk ke Indonesia. Masih banyak lagi contoh percampuran budaya di Indonesia yang terlalu banyak untuk di sebutkan.
Dampak Percampuran Budaya
1. Dampak positif
Dampak positif dari percampuran budaya yaitu kita dapat mengetahui dan mempelajari budaya dari luar yang dapat menambah wawasan kita. Dampak positif lainnya yaitu mempermudah untuk memperkenalkan budaya kita ke dunia luar.Percampuran budaya ini pula dapat menciptakan budaya baru yang unik.
2. Dampak negatif
Dampak negatif dari percampuran budaya yaitu dapat menghilangkan kebudayaan asli yang dimiliki Indonesia, selain itu budaya asing yang masuk secara berlebihan membuat generasi muda lebih menyukai budaya asing yang sifatnya sangat negatif dan dapat melunturkan jatidiri sebagai bangsa Indonesia. Dampak lainnya bisa membuat masyarakat bersikap individualis,karena budaya barat mencontohkan untuk bersifat individu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar