Minggu, 17 November 2013

STUDI KASUS

TAWURAN DI KALANGAN PELAJAR


Kita ketahi bersama, akhir-akhir ini banyak sekali terjadi tawuran antar pelajar di negeri ini. Kasus yang masih hangat adalah ketika pelajar dari salah satu SMA di Jakarta yang melemparkan air keras ke dalam angkutan umum (bis kota) yang di dalamnya terdapat "musuh" nya dari SMA lain. Kejadian ini memakan korban dan juga menyebabkan banyak kerugian.
  • Apa penyebab tawuran?
Factor penyebab tawuran sangat lah beragam, namun ada beberapa yang menjadi hal yang paling sering di jadikan alasan, antara lain:
1.      Sejarah, ini menjadi hal utama penyebab tawuran antar pelajar. Entah dari mana datangnya permusuhan itu, tiada yang tahu.
2.      Ego, pemuda sekarang cenderung memiliki rasa ego yang tinggi, sehingga mereka berfikir menang = “RAJA”
3.      Alumni, factor ini sangat lah berkaitan dengan factor sejarah. Doktrin dari para alumni ini lah yang membuat para pelajar menjadikan sekolah di luar sekolahnya adalah “musuh”.
4.      Pola pikir, kurangnya pola pikir positif dikalangan pelajar membuat segala masalah selalu ingin di selesaikan dengan tawuran.

  • ·         Apa tujuan mereka tawuran?

Biasanya mereka yang melakukan tawuran ingin membuat nama sekolah maupun nama pribadi mereka sebagai “Jagoan” di daerahnya. Ingin di hormati.

  • ·         Apa dampak dari tawuran?

Dampak dari tawuran tak hanya berimbas ke mereka yang melakukan tawuran, melainkan  warga sekitar yang ikut dirugikan. Kerugian bisa bersifat materil dan fisik, seperti kerusakan dan cidera, bahkan sampai memakan korban, bisa pula bersifat moril halnya trauma

  • ·         Bagaimana solusinya ?

1.      Sekolah harus memberikan hukuman secara tegas kepada para pelaku tawuran. Tak hanya sekolah, pihak kepolisian juga sebaiknya memberikan hukuman yang memberikan efek jera terhadap para pelaku.
2.      Pemberian ilmu agama dan budi pekerti yang lebih mendalam, karena dengan keimanan yang kuat bisa membuat mereka berpola pikir positif.
3.      Sering mengadakan acara-acara yang positif, ini membuat mereka lebih kreatif dan mengurangi waktu luang mereka.

Demikian pembahasan saya mengenai studi kasus tawuran, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar