TAWURAN DI KALANGAN PELAJAR
Kita
ketahi bersama, akhir-akhir ini banyak sekali terjadi tawuran antar pelajar di
negeri ini. Kasus yang masih hangat adalah ketika pelajar dari salah satu SMA
di Jakarta yang melemparkan air keras ke dalam angkutan umum (bis kota) yang di
dalamnya terdapat "musuh" nya dari SMA lain. Kejadian ini memakan
korban dan juga menyebabkan banyak kerugian.
- Apa penyebab tawuran?
Factor penyebab
tawuran sangat lah beragam, namun ada beberapa yang menjadi hal yang paling
sering di jadikan alasan, antara lain:
1.
Sejarah, ini menjadi hal utama penyebab
tawuran antar pelajar. Entah dari mana datangnya permusuhan itu, tiada yang
tahu.
2.
Ego, pemuda sekarang cenderung
memiliki rasa ego yang tinggi, sehingga mereka berfikir menang = “RAJA”
3.
Alumni, factor ini sangat lah
berkaitan dengan factor sejarah. Doktrin dari para alumni ini lah yang membuat
para pelajar menjadikan sekolah di luar sekolahnya adalah “musuh”.
4.
Pola pikir, kurangnya pola pikir
positif dikalangan pelajar membuat segala masalah selalu ingin di selesaikan
dengan tawuran.
- · Apa tujuan mereka tawuran?
Biasanya
mereka yang melakukan tawuran ingin membuat nama sekolah maupun nama pribadi
mereka sebagai “Jagoan” di daerahnya. Ingin di hormati.
- · Apa dampak dari tawuran?
Dampak
dari tawuran tak hanya berimbas ke mereka yang melakukan tawuran,
melainkan warga sekitar yang ikut
dirugikan. Kerugian bisa bersifat materil dan fisik, seperti kerusakan dan cidera,
bahkan sampai memakan korban, bisa pula bersifat moril halnya trauma
- · Bagaimana solusinya ?
1.
Sekolah harus memberikan hukuman
secara tegas kepada para pelaku tawuran. Tak hanya sekolah, pihak kepolisian
juga sebaiknya memberikan hukuman yang memberikan efek jera terhadap para
pelaku.
2.
Pemberian ilmu agama dan budi
pekerti yang lebih mendalam, karena dengan keimanan yang kuat bisa membuat
mereka berpola pikir positif.
3.
Sering mengadakan acara-acara yang
positif, ini membuat mereka lebih kreatif dan mengurangi waktu luang mereka.
Demikian pembahasan saya mengenai
studi kasus tawuran, semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar